How to Wow – Beberapa Tips Praktikal

How to Wow (2008)

Hari ini saya mau review sebuah buku yang sudah saya sering baca berkali-kali hehe 😀

Pertama kali liat buku ini di Gramedia Grand Indonesia, Jakarta, saya sudah langsung kepincut lihat covernya. Kalau kata film-film “jatuh cinta pada pandangan pertama :D”

Proven Strategies for Selling Your [Brilliant] self in Any Situation

Nendang parah 😀 Namun, apadaya harus mengurungkan niat saat itu karena harganya sangat mahal (buku import). Beberapa bulan kemudian, saya mendapat kesempatan membeli buku itu melalui titipan ke sepupu yang belajar di luar negeri.

Ternyata cover nya yang nendang memang benar dengan isi bukunya, sangat praktikal dan dapat dilakukan pada situasi apapun. Saya masih sering membaca buku ini, terutama untuk menghadapi interview dan presentasi yang beberapa saat terakhir ini sering dialami.

Berikut saya bagikan sedikit bagian dari buku ini yang sering saya pakai atau saya ingat baik-baik.

Dearly Beloved Data Lover

Bagian ini muncul di paling awal buku. Dan saya merasa hal ini merupakan dasar dari segala komunikasi.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan seorang psikolog di UCLA, ada tiga hal penting yang ada pada komunikasi face-to-face

7% – 38% – 55% Rule

7 persen dari pengaruh kita muncul dari kata-kata yang kita ucapkan.

38 persen muncul dari intonasi pengucapan kata-kata tersebut.

55 persen dari gestur tubuh kita ketika mengucapkan kata-kata tersebut.

Dan hal ini juga terbukti dari video TED yang dulu saya tonton. Bahwa gestur badan / body language sangatlah berpengaruh dengan kata-kata yang kita ucapkan.

Because, because, because, because, because…

Terkadang kita sering dalam posisi sedang terburu-buru, terdistraksi, atau kadang kita berpikir sebuah jawaban sangat jelas, atau ketika kita tidak ingin ditanya lebih lanjut, dll. Dengan skenario tersebut kita sering hanya berbicara apa yang kita inginkan / butuhkan tanpa melibatkan pendengar kita di dalam proses decision-making kita. Kita sering lupa berbicara “karena”.

Melibatkan pembicara dengan kata-kata “karena” / “because” untuk menjelaskan mengapa sesuatu terjadi meningkatkan nilai kemauan mereka bekerjasama dengan kita dari 60 ke 94 persen

Jadi kalau kita butuh seseorang membantu kita dengan effort terbaik dia 😀 dan ingin mengerti kita 😀 maka tambahkan kata “karena” / “because”.

Because if you do, it’s 94 percent likely you’ll get the assistance or support you’re looking for.

What’s the “Once Upon a time”?

There’s a reason all the fairy tales begin, “Once upon a time.” Very few children enjoy getting a lecture.

Let’s face it : “The Tree Little Pigs” wouldn’t have gotten off the ground if it began, “Today I’m going to tell you why you should build your house out of bricks instead of straw”).

Intinya setiap orang suka dengan cerita. Hal ini bisa kita pakai untuk di awal presentasi. Saya udah coba pake tips ini di beberapa presentasi dan saya pikir “It works!” hahaha 😀 Presentasi jadi lebih menarik, pendengar pun lebih gampang nyambung. Dan sedikit tips dari slideshare di bawah ini, kalau bisa buat ceritanya lebih emosional 🙂

Egos, Pathos, Logos

Ketiga elemen ini adalah elemen yang dirasakan oleh Aristoteles untuk membuat sebuah argumen menjadi efektif.

Ethos : pastikan anda pantas untuk berbicara tentang presentasi yang anda bawakan. Jangan lupa kalau bisa sertakan sedikit background mengenai anda (gelar, jabatan, dll.) untuk menaikkan integritas anda sebagai seorang pembicara.

Pathos : Berikan sebuah cerita / contoh / detail yang mendemonstrasikan pengalaman hidup / point of view yang sama dari para pendengar anda.

Logos : Pastikan setiap argumen anda benar-benar terbukti, tidak ngawang-ngawang. Bisa berdasarkan statistik, fakta, logika.

Untuk lebih jelasnya bisa liat slideshare di bawah ini.

Slideshare ini memang tidak ada hubungan langsung dengan buku How to Wow. Tapi menurut saya materinya dari slide ini sangat nyambung kalau dikombinasikan dengan buku How to Wow.

 

Semoga post ini dapat membantu 😀

Advertisements

One comment

  1. Kalau lihat review-review dari buku ini sepertinya buku ini tepat sekali untuk saya. Hal yang cukup penting apalagi pada dunia informatika..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s